Time Is Money
Ade Fajar Kurniawati, Jurusan Akuntansi Universitas Gunadarma
Times Is Money (waktu
adalah uang) adalah peribahasa lama yang sudah akrab ditelinga
kita semua. Untuk kalangan mahasiswa waktu sering diabaikan begitu saja,
padahal kalau mahasiswa tersebut berpikir cermat, tentu waktu-waktu yang mereka
abaikan sangatlah merugikan, khususnya merugikan kantong mahasiswa tersebut.
Jika satu mata kuliah terdiri dari tiga SKS yang per-SKS nya seharga
Rp.100.000,- dan hanya berlangsung selama 120 menit setiap pertemuannya,
sedangkan banyak dari teman-teman mahasiswa yang mengabaikan waktu yang sangat
singkat itu. Contoh kasus, seorang mahasiswa datang ke ruang kelas dengan
keterlambatan 30-60 menit, artinya mereka hanya mendapatkan pelajaran sebanyak
60 menit saja. Hal ini tentu sangat merugikan mahasiswa tersebut karena hanya
untuk waktu yang singkat mereka harus mengeluarkan uang yang bagi kalangan
mahasiswa cukup menguras kantong. Tentu keterlambatan kita sangat merugikan
kita sendiri, khususnya orang tua yang selama ini membiayai kuliah kita.
Namun
pada kenyataannya, teman-teman mahasiswa jarang berpikir sampai sejauh ini.
Mereka hanya menikmati masa-masa kuliah yang mereka anggap sangat menyenangkan
tanpa harus berpikir bagaimana orang tua harus mencari uang untuk membiayai
mereka semua. Oleh karena itu, saya menyarankan kepada teman-teman mahasiswa
dimana pun kalian berada, ayo kita membuat komitmen untuk lebih menghargai
waktu, karena apa? Waktu adalah uang, dan
walaupun uang bukanlah segalanya tapi pada kenyataannya segalanya membutuhkan
uang. Jadi, ayo sama-sama kita menggunakan waktu yang ada seefisien mungkin
agar lebih menghemat keuangan kita !!!!!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar