Time

Kamis, 12 Januari 2012

Bisnis di Indonesia


Bisnis di Indonesia
Indonesia Lahan Potensial bagi Investor  
Indonesia dinilai masih menjadi lahan yang menarik bagi para investor untuk menanamkan modalnya. Hal ini dikarenakan  pasar di Indonesia besar, sumber daya melimpah, dan tenaga kerja mencukupi. Dari aspek itu saja, Indonesia sudah memiliki daya tarik investasi yang besar.
Selain itu, ketidakstabilan perekonomian dibeberapa negara seperti  Eropa dan Amerika pada saat ini akhirnya juga mendorong beralihnya sejumlah investasi ke negara-negara emerging market, termasuk Indonesia. Secara teori, Indonesia juga dinilai sangat berpeluang  memperoleh investment grade. Namun begitu, Indonesia belum bisa memperoleh pengakuan di level internasional karena ada beberapa faktor yang menghambat. Beberapa aspek yang dinilai menjadi penghambat Indonesia memperoleh investment grade ataupun bagi investor untuk berinvestasi, di antaranya keadaan infrastruktur yang tidak memadai, proses perijinan yang berbelit, ataupun kepastian birokrasi. Oleh karena itu, pemerintah diharapkan dapat segera membenahi sejumlah aspek tersebut jika ingin mempercepat atau memperbesar realisasi investasi ke Indonesia.
Jika dilihat dari porsi investasi asing dan domestic, ada ketimpangan yang sangat besar. Porsi investasi asing di Indonesia saat ini sekitar 80 persen jika dibandingkan investasi domestik yang sekitar 20 persen. Perbandingan yang sangat timpang tersebut menggambarkan perekonomian Indonesia yang terlalu bergantung pada investasi asing.Pemerintah diharapkan bisa memberi sejumlah kemudahan bagi para investor domestik, contohnya dalam hal bantuan pembebasan lahan,  jaminan bagi hasil yang menarik, ataupun bantuan penguasaan lahan. Melalui bantuan tersebut, diharapkan pada tahun 2025 porsi investasi domestik bisa sebanding dengan investasi asing.

Referensi:http://tempointeraktif.com/hg/bisnis/2011/11/14/brk,20111114-366538,id.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar